Dekorasi Interior Rumah pada Momen Imlek

Dekorasi dan haisan yang umum dijumpai pada rumah-rumah untuk menyambut perayaan Imlek atau Tahun Baru China.

Beberapa waktu yang lalu penyelenggaraan Tahun Baru China atau yang biasa kita sebut Imlek telah berlangsung meriah. Perayaan dilakukan hampir di seluruh kota-kota di Indonesia dan di dunia dimana terdapat basis etnis Tionghoa yang kuat. Bahkan, perayaan imlek kali ini tidak hanya dinikmati oleh etnis Tionghoa saja, tetapi masyarakat secara luas dimana mereka dengan bebas bisa menyaksikan pertunjukan Barongsai yang diadakan oleh etnis Tionghoa tersebut sebagai salah satu cara untuk memeriahkan perayaan Imlek ini.

Pada setiap penyelenggaraan Imlek, selalu saja dapat kita temui hal-hal unik yang hanya ditemui di kala hari-hari menjelang Imlek. Salah satu hal unik yang bisa kita temukan dengan mudah ketika menjelang momen tahun baru China adalah dekorasi-dekorasi yang sangat kental akan tradisi China. Dekorasi-dekorasi tersebut biasa digunakan untuk menghias rumah, kantor, pusat perbelanjaan, atau area publik.

Mayoritas dekorasi berwarna merah dan emas yang menurut kepercayaan tradisi China, warna ini dapat melambangkan kekayaan dan kemakmuran. Para etnis Tionghoa banyak yang memajang dekorasi Imlek ini di rumah mereka dengan harapan agar mendapat kekayaan dan kemakmuran di tahun mendatang.

Ada banyak jenis dekorasi Imlek yang bisa digunakan untuk menghias rumah. Apa sajakah itu? Berikut ini dekorasi rumah yang dapat kita temui pada momen Imlek..

Dekorasi Interior Rumah Saat Momen Imlek – Lampu Kertas (Lampion)

Lampion

Lampion sangat identik dengan perayaan Imlek atau Tahun Baru China. Lampion biasanya dibuat dari kertas tipis berwarna merah yang dibentuk beraneka ragam dan diberi lampu pada bagian dalamnya. Kehadiran lampion dirasa mampu membuat perayaan Imlek semakin semarak, terlebih untuk perayaan di malam hari. Tak ayal, banyak kaum Tionghoa yang meletakkan lampion di sudut-sudut rumah mereka.

Lampion ada yang dipasang di rumah-rumah dengan cara digantung namun ada juga yang hanya diletakkan begitu saja di sudut rumah. Hal ini sesuai dengan selera pemiliknya. Yang pasti, tradisi menyalakan lampion ini begitu terkenal hingga terdapat acara tersendiri dimana orang-orang bebas berkreasi dengan lampion mereka. Acara tersebut dinamakan Festival Lampion.

Festival ini diadakan seiring dengan perayaan Imlek dan biasanya dirayakan di hari terakhir Tahun Baru China. Festival Lampion umumnya diadakan di lapangan terbuka di musim semi. Warna, bentuk, serta ukuran lampion yang beragam mampu menjadi magnet bagi pengunjung untuk turut memeriahkan Festival Lampion ini dalam rangka perayaan Imlek.

Dekorasi Interior Rumah Saat Momen Imlek – Aneka Bunga

Bunga

Karena Tahun Baru China biasanya diadakan di bulan Januari atau Februari dan pada bulan-bulan tersebut China mengalami musim semi, maka keberadaan bunga merupakan simbol dari musim semi itu sendiri. Selain itu, bunga dalam tradisi China dilambangkan sebagai lembaran baru akan kehidupan manusia.

Orang-orang keturunan China yang menetap di negara-negara barat memiliki tradisi “spring cleaning” . Tradisi ini dilakukan berbarengan dengan perayaan Imlek dimana pada tradisi ini, para etnis Tionghoa membuang atau menjual barang-barang dan stok yang lama, kemudian membeli barang-barang baru, baju baru, dan mengubah penampilan dengan memotong rambut.

Pada tradisi ini, keberadaan bunga memiliki peran penting dan menjadi perlambang atas tradisi ini. Bunga yang kerap dipilih untuk memeriahkan tradisi ‚Äúspring cleaning” ini adalah bunga-bungaan jenis azaleas, plum blossoms, pussy willows, dan lili air.

Dekorasi Interior Rumah Saat Momen Imlek – Aneka Permen dan Makanan Ringan

Wadah Permen/Makanan Ringan

Seperti halnya lebaran, momen Imlek bagi etnis Tionghoa merupakan momen dimana mereka dapat berkumpul dengan seluruh keluarga besar serta mengunjungi orang-orang yang lebih tua. Tradisi saling berkunjung di rumah-rumah saudara ini membuat si pemilik rumah harus menyiapkan permen, makanan ringan, atau camilan untuk menjamu tamu. Maka dari itu, keberadaan wadah makanan ringan ini sangat diperlukan terutama dalam menyambut perayaan Imlek.

Namun, pada perayaan Imlek ini, wadah camilan juga merupakan salah satu bagian dari dekorasi ruangan dalam menyambut Imlek. Tak jarang orang-orang menempatkan wadah makanan yang berhiaskan naga, bunga serta hal-hal yang berkaitan dengan China di ruang tamu. Wadah camilan tersebut kerap diisi dengan biji-bijian yang bukan hanya untuk dimakan, melainkan sebagai simbol akan pengharapan di tahun mendatang.

Beberapa benda atau makanan yang biasa disuguhkan dalam wadah-wadah ini adalah biji semangka (perlambang keberuntungan), kacang, kelapa, dan biji teratai.

Dekorasi Interior Rumah Saat Momen Imlek – Aneka Aksesoris dan Pajangan Berwarna Merah dan Emas

Gantungan dan Pajangan Bernuansa Merah dan Emas

Untuk menyemarakkan perayaan Imlek, pemilik rumah akan memajang gantungan atau hiasan dinding dengan nuansa merah dan emas dengan berhiaskan gambar naga atau bunga. Gantungan dan hiasan dinding ini biasanya dibuat dari kertas atau kain serta bertuliskan huruf-huruf China. Selain itu, beberapa gantungan dan hiasan dinding juga berkaitan dengan shio di tahun mendatang, seperti pada tahun 2013 ini yang memiliki shio ular air, maka simbol ular dengan unsur air begitu melekat pada gantungan dan hiasan dinding di rumah-rumah.

Untuk warna, emas dan merah sengaja dipilih sebagai warna dekorasi ruangan di setiap perayaan Tahun Baru China karena warna merah dan emas melambangkan kekayaan, kemakmuran, kebahagian, kehidupan yang baru, serta panjang umur.

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment