Cara Tepat Agar Dinding Rumah Tidak Lembab

dinding-lembab-1

Tips merawat dan merenovasi rumah – Beberapa Tips yang akan membantu Anda bisa memastikan dinding rumah Anda tidak lembab apalagi berjamur.

Salah satu keluhan yang sering diungkapkan oleh banyak sekali pemilik rumah adalah dinding yang lembab. Tentu saja banyak faktor yang menjadi penyebab dinding lembab. Jika dibiarkan, maka jamur akan tumbuh pada dinding.

Cara untuk mengatasi dinding yang lembab sangat mudah. Hanya saja, Anda harus temukan dulu penyebab dinding lembab terlebih dahulu.

Faktor Penyebab Dinding Lembab

Dinding yang biasanya lembab adalah dinding yang menjadi pembatas antara ruangan dengan kamar mandi. Karena pada dasarnya kamar mandi itu sangat lembab sehingga besar kemungkinan dinding pembatas kamar mandi tersebut akan lembab sekali.

Selain, itu ada juga kemungkinan atap yang bocor. Saat hujan turun, ada titik-titik air yang menetes ke dinding sehingga menjadi lembab. Untuk penyebab yang satu ini, sebaiknya Anda memperbaiki dulu atap Anda yang bocor.

Lokasi rumah dibangun juga sangat berpengaruh. Jika Anda tinggal di daerah yang dingin apalagi berdekatan dengan irigasi, maka tidak mengejutkan jika dinding rumah Anda lembab.

Dari beberapa faktor tersebut, ada hal yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk mencegah dinding lembab. Hanya saja, ada penyebab yang membuat Anda tidak bisa melakukan apapun seperti lokasi rumah yang lembab dan tembok merupakan pembatas kamar mandi.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa tips mengatasi dinding yang lembab.

Tips Mengatasi Dinding Lembab

Sebenarnya, jika saat ini Anda sedang membangun atau merenovasi rumah terutama bagian dinding, ada tips agar dinding tidak lembab.

Jika rumah Anda bersebelahan dengan irigasi dan cat luar langsung terkana paparan sinar matahari, maka sebaiknya Anda mengecak dinding rumah bagian rumah dengan cat waterproof.

Selain itu, untuk dinding bagian dalam, Anda perlu menggunakan sealer juga sebelum mengecat tembok tersebut. Jadi, ada dua lapisan yang akan membuat dinding tidak lembab.

dinding-lembab-2

Gambar Dinding yang Lembab dan Berjamur

Namun, jika dinding sudah terlanjut di cat dan sudah lembab bahkan berjamur, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan terlebih dahulu.

  1. Bersihkan Jamur

Percuma saja jika Anda langsung mengecat dinding yang berjamur. Anda perlu membersihkan jamur terlebih dahulu. Jika perlu, Anda bisa mengelupas cat yang lama.

Jika dinding lembab dan Anda langsung mengecat ulang, maka akan ada bagian cat yang melembung. Oleh sebab itu, bersihkan jamur dan juga kelupas cat yang lama.

  1. Lapisi dengan Sealer

Langkah selanjutnya adalah melapisi bagian yang catnya sudah dikelupas tadi dengan menggunakan sealer. Tujuannya untuk mengganti cat dan juga untuk mencegah bagian dinding lembab kembali.

Setelah sudah dilapisi dengan sealer, Anda perlu menunggu hingga sealer benar-benar kering. Mungkin Anda bisa mengecat satu atau dua hari selanjutnya.

  1. Proses Pengecatan

Proses pengecatan harus benar-benar sempurna. Jangan sampai Anda mengulang mengecat kembali suatu hari nanti karena tetap saja dinding lembab.

Untuk memastikan semua proses tersebut benar-benar baik dan dinding rumah Anda tidak lembab lagi, ada baiknya Anda menyerahkan masalah renovasi rumah ini ke pihak yang sudah berpengalaman. Jika melihat tips tersebut di atas, kelihatannya mudah untuk mengatasi dinding yang lembab. Hanya saja, pengerjaan harus sempurna takaran cat yang digunakan harus sesuai dengan situasi dan kondisi rumah Anda.

Jadi, hubungi jasa desain rumah atau kontraktor yang professional untuk mengerjakan proses tersebut di atas agar Anda tidak perlu mengecat berulang-ulang lagi di kemudian hari.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-8386706 (Bogor).

(Jika Anda menganggap artikel ini bermanfaat, dan menikmati membaca artikel-artikel di web ini, Anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika Anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment