Berkreasi dengan Lampu Gantung (Hanging Lamp) Jepang Buatan Sendiri

japanese-hanging-lamp

Tips membuat hanging lamp / lentera Jepang khas Oriental buatan tangan sendiri di rumah.

Membuat perabotan rumah tangga sendiri? Hem, pastinya hal ini akan menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Perabotan yang akan dibuat tidak mesti harus rumit dan berbahan mahal. Cukup buat sebuah kerajinan yang unik yang dibuat dari bahan yang terjangkau. Bahkan, akan lebih baik bila Anda bisa mengolah bahan yang tidak terpakai di rumah dan didaur ulang menjadi bahan baku pembuatan kerajinan tersebut, menarik bukan?

Kini, banyak barang maupun perabotan rumah bisa dibuat sendiri dari bahan – bahan yang sederhana. Mulai dari perabot dari bahan kain (sarung bantal, taplak meja, hiasan dinding, tirai, kap lampu, dll), hingga barang berbahan kertas, misalnya dekorasi bunga kertas, wall art, wall sticker, dan masih banyak lagi.

Bagaimana dengan lampu gantung ? Ya, lampu gantung yang juga biasa disebut lentera ini juga bisa menjadi salah satu perabotan rumah yang dibuat dengan tangan. Lampu ini biasa hadir pada dekorasi rumah oriental, terutama Jepang. Lampu gantung ini biasanya dibuat dari bahan dasar seperti kain tipis, bambu sebagai kerangka, dan lampu kecil. Untuk itu, cukup mudah membuat lampu gantung ini. Namun meski terbuat dari bahan sederhana, efek pencahayaan yang dihasilkan bisa maksimal dan mampu membawa karakter serta keunikan tersendiri.

Penasaran ingin mencoba membuat kreasi lampu gantung / lentera ala Jepang di rumah? Siapkan bahan seperlunya dan ikuti langkah – langkahnya di bawah ini.

Alat dan bahan:

– kain atau kertas tipis / blind slat Venesia / Romah Shade
– batang bambu yang kecil
– Interlining atau kain katun yang tipis
– Perekat / construction adhesive
– lem / white glue
– pisau
– gunting
– gergaji tangan
– paku

japanese-hanging-lamp-2

Lampu Gantung bergaya Oriental

Langkah – langkahnya:

1. Gunakan kembali material sisa yang ada di rumah Anda

Sebelum memulai pembuatan lampu, Anda bisa mengumpulkan material lampu gantung yang tepat. Disarankan untuk menggunakan material daur ulang atau material sisa dari dekorasi interior rumah. Jika Anda memiliki sisa kain tipis Venesia (blind slat Venesia), yakni kain yang biasa dipasang pada jendela, Anda bisa memanfaatkannya sebagai bagian dari lampu gantung ini. Kemudian, pilih material lain untuk melengkapinya, Anda bisa menggunakan bambu atau rotan dengan diameter yang tak terlalu besar. Jika Anda tak memiliki blind slat Venesia, Anda bisa mencari alternatif seperti Roman shades.

Bahan tersebut kerap digunakan untuk pembuatan lampu – lampu berkonsep oriental, salah satunya hanging lamp Jepang ini. Satu yang pasti, pilih bahan yang menampilkan kesan senatural mungkin agar lebih menonjolkan karakter Jepang itu sendiri. Khusus untuk kain yang menyelubungi lampu nantinya, pastikan agar kain tersebut mampu menciptakan sebuah bayangan dari lampu atau sumber cahaya yang diletakkan dalam hanging lamp.

2. Buat frame untuk hanging lampnya

Untuk frame, sebaiknya pilih dari batang bambu yang berdiameter kecil. Akan lebih baik bila Anda memanfaatkan material yang sudah ada, jadi Anda tak perlu repot – repot membeli. Anda bisa mengambil bambu dari bagian furnitur yang sudah rusak. Anda bisa juga menggunakan penjepit atau sumpit bekas, yakni 3 sumpit bekas direkatkan menjadi satu agar lebih kuat untuk menggantikan posisi batang bambu.

3. Buat sketsa desain hanging lamp

Agar Anda tak salah dalam membuat desain lampu, buat terlebih dulu sketsanya pada kertas, kemudian terapkan pada material ( Roman shade / blind slat Venesia) dan buat pola membentuk desain lampu. Dengan membuat sketsanya terlebih dahulu, Anda bisa memperkirakan dimensi serta ukuran hanging lamp Anda yang disesuaikan dengan ketersediaan bahan.

4. Tambahkan interlining / kain katun tipis sebagai backing

Interlining / kain katun tipis bisa digunakan sebagai backing atau latar belakang dari hanging lamp tersebut. Backing ini juga memiliki 2 manfaat lain, yakni sebagai penahan hanging lamp serta sebagai fitur yang menyebarkan (diffuse) cahaya dari sumber cahaya yang ada di dalam hanging lamp.

5. Rekatkan sisi – sisi blind slat Venesia pada interlining dengan lem

Untuk melekatkan blind slat Venesia dengan interlining, Anda bisa menggunakan lem white glue yang biasa digunakan sebagai perekat kain. Setelah kering, tempelkan perlahan – lahan pada kerangka yang sudah dibuat dari bambu. Gunakan hot glue atau adhesive untuk merekatkan kain dengan frame bambu agar lebih kuat.

6. Pasang penjepit

Pada masing- masing sudut kerangka lampu, pasangkan penjepit x-brace. Hal ini bertujuan agar hanging lamp bisa menjadi lebih stabil. Penjepit tersebut juga berfungsi sebagai penyeimbang lampu saat digantung pada langit – langit.

Kini, lampu Anda selesai dibuat dan Anda siap menempatkannya pada sudut – sudut rumah Anda untuk mempercantik interior. Pastikan Anda tidak hanya membuat satu buah. Malahan, buat minimal 2 hanging lamp dengan variasi ukuran yang berbeda dan gantungkan secara berdekatan. Kini, Anda bisa mendapatkan sepasang hanging lamp Jepang yang cantik.

Selamat mencoba 🙂

..

Architectaria – Arsitek dan Perencana

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment