Architect :: Interior Designer :: Civil Engineer :: Project Planner
Print This Article
Email This Article
Sebelum anda membaca artkel kali ini, ada baiknya anda membaca dahulu artikel ini, dan artikel ini.
Pada artikel kali ini, kita memasuki bagian ke-2 dari 3 tahap perencanaan pembangunan rumah tinggal anda. Sebenarnya ada 4 tahapan dalam perencanaan pembangunan, yaitu : desain arsitektur bangunan, perhitungan volume pekerjaan, perhitungan Analisa Harga Satuan, perhitungan RAB.. Itupun masih dalam frame konvensional, karena dalam frame advanced, keempat tahapan yg sudah saya sebutkan tadi masih dapat dikombinasikan dengan tahapan-tahapan yang lain seperti pembuatan bar chart/s-curve, penjadwalan dan pengendalian material dengan metode MRP, EOQ, POQ, LFL, dll. Tetapi biasanya advanced planning ini hanya diberlakukan pada proyek-proyek konstruksi dengan jangka waktu yang lama, dengan pemakaian pekerja, material, dan cost of production yang besar.. Tahapan advanced ini dimaksudkan untuk menjamin tiga tujuan utama dalam proyek konstruksi yaitu : biaya, mutu dan waktu dapat berjalan selaras, sehingga tujuan akhir dari proyek konstruksi tersebut dapat tercapai.
Pada artikel sebelumnya, saya telah menunjukkan bagaimana menghitung volume pada setiap item-item pekerjaan. Perhitungan volume pekerjaan adalah bagian paling esensial dalam tahap perencanaan proyek konstruksi (rumah tinggal, gedung, jalanan, jembatan, bendungan, pelabuhan, irigasi, dsb). Kenapa saya katakan esensial? karena pada bagian itulah ditentukan kelanjutan dari proses perencanaan tersebut. Ketika seorang insinyur atau lebih tepatnya project planner (saya tidak menyebut arsitek, karena arsitek biasanya hanya dominan pada tahap desain arsitektur) salah dalam melakukan perhitungan volume pada item-item pekerjaan, bisa dipastikan kelanjutan dari sebuah proyek menjadi SURAM!. Kenapa suram? yah tentu saja suram, karena hasil perhitungan volume pekerjaan bersama dengan analisa harga satuan yang akan dijadikan variabel dalam perhitngan RAB dan pembuatan bar chart atau s-curve. Disinilah letak esensialnya perhitungan volume pekerjaan, untuk menghitung analisa harga satuan, tingkat kerumitannya tidak terlalu besar.. dan sebenarnya bisa dilakukan oleh siapa saja, asalkan memiliki kemampuan matematika dasar yang baik.. Tetapi untuk menghitung volume pekerjaan, tidak semua orang bisa melakukannya. Dibutuhkan analisa yang cermat dan tingkat ketelitian yang tinggi agar hasil perhitungan volume pekerjaan tersebut menghasilkan output yang valid.
So, jika output dari volume pekerjaan tersebut benar maka show will go on, and lets hope the project get nice and profit ending. Tapi kalau salah? maka perhitungan volume tersebut harus diulang sampai benar. Ok, saya pikir pada artikel ini kita tidak perlu lagi berlama-lama membahas soal volume pekerjaan. Anggap saja anda telah menegerti bagaimana menghitungnya (Kalau anda tidak mengerti juga, itulah saat dimana anda membutuhkan saya, sekaligus melakukan pembenaran atas fitrah saya untuk mendapatkan rejeki yang halal..Hahahaha). Pada gambar dibawah adalah sebuah sketsa pra-rencana sebuah rumah minimalis modern type-90 yang (anggap saja) telah kita ketahui volume item-item pekerjaan nya. Perencanaan kita lanjutkan pada proses perhitungan analisa harga satuan.

Gambar-1 : Sketsa Pra-Rencana Layout dan Tampak Depan Sebuah Rumah Minimalis Modern Type 90
Proses perhitungan ‘Analisa Harga Satuan’ dimulai dengan memasukkan item-item pekerjaan yang akan dikerjakan. Rekap dan urutkan item-item pekerjaan tersebut mulai dari pekerjaan paling awal (pembersihan lahan, galian, timbunan, dll) sampai dengan pekerjaan paling akhir (ex: pengecatan, finishing, dsb). Satu hal yang harus saya ingatkan, ketika akan menghitung ‘Analisa Harga Satuan’ anda terlebih dahulu harus memiliki daftar harga satuan upah pekerja, daftar harga bahan/material, dan daftar analisa/index BOW. Untuk daftar analisa dan index BOW anda bisa mencarinya ditoko buku terdekat, di penjual buku-buku bekas. Saya do’akan, semoga anda beruntung dan mendapatkannya.. Jika anda telah mendapatkannya, maka proses perhitungannya relatif mudah. Paling tidak, tingkat kesulitannya tidak serumit ketika anda menghitung volume pekerjaan. Contoh perhitungan analisa harga satuan untuk rumah minimalis modern type-90 adalah seperti yang anda lihat dibawah ini :







Sebenarnya sheet excel diatas adalah satu kesatuan. Hanya saja, tidak mungkin saya tampilkan dalam format tulisan, pilihan bijaknya adalah dengan : page preview+PrtScr+Paste di paint brush+Save as Jpeg.. and then Posting :))
Buat anda yang sudah familiar dengan matematika sederhana dan memiliki kemampuan dalam menjalankan microsoft office excel, saya pikir anda sudah bisa menebak angka-angka dalam tabel-tabel diatas. See.. That’s so simple! Dan itulah Analisa Harga Satuan.. Sangat mudah dihitung dan sangat sederhana.
Bagi anda yang masih bingung juga, saya akan berikan formula sederhana dalam menghitung analisa harga satuan tersebut.
AHS = Index BOW x Harg Satuan*
*) harga satuan pekerja berdasarkan UMR
*) harga satuan material berdasarkan ketetapan pemerintah daerah setempat
Hasil dari perhitungan Analisa Harga Satuan, selanjutnya dikalkulasikan dengan Volume Pekerjaan sehingga akan didapatkan RAB (Rencana Anggaran dan Biaya). Seharusnya anda sudah dapat membayangkan seperti apa bentuk dari Rencana Anggaran dan Biaya tersebut. Tapi saya yakin anda akan tetap antusias mengikuti artikel saya selanjutnya yang akan membahas tentang Rencana Anggaran dan Biaya. Demikian artikel saya kali ini, semoga ilmu yang sedikit ini dapat menambah pemahaman anda tentang perencanaan bangunan. Keep your interest with this site n have a nice day..
Architectaria - Arsitek dan Perencana
(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).
Popularity: 33% [?]
Wahyu. P
December 15th, 2007 at 9:59 am
Wahhh..Akhirnya ketemu disini yang sya cari-cari. Kesel kadang klo udah masuk web tapi yg dimaksud gak nemu. Artikel nya membantu banget mas. Simpel, Dengan kata pengantar yang cerdas dilanjutkan dengan contoh yang to the point. Semoga sukses yah. Hatur nuhun architectaria..
Hendri Hidayat
December 15th, 2007 at 4:39 pm
Trims artikel nya pak. Sangat membantu dan mencerahkan :two thumbs up:
Sukses yah dan jangan berhenti berkarya!
Architectaria -feat- A M A
December 16th, 2007 at 5:03 pm
@ Bp. Wahyu & Bp Hendri : Silahkan dibaca n semoga membantu yah
Mitchel Roreng
January 12th, 2008 at 5:27 pm
Ini lagi valuable article yang di gratisin.. Suka sih, tp apa gak takut ntar jasanya gak dipai mas? mudah2an rejekinya lancar deh
Toto Slamet
April 8th, 2008 at 2:35 pm
Bagus sekali site ini, (bahasa Indonesia, sederhana dan bisa mencerahkan) semoga semakin banyak orang pandai dan pandai berbahasa Indonesia seperti ini, thanx banyak tulisan ini sangat membantu.
Anggara
April 8th, 2008 at 11:46 pm
Akhirnya…
Terima kasih ya atas artikelnya…
Sama-sama
lila pristiwati
May 7th, 2008 at 9:46 am
saya mohon dapat diberikan gambaran untuk tanah berukuran324 m beserta desain rumah tampak luar,dankami inginkan ada 4 kamar ruang tamu ,dapur,gudang,garasi,musholla,temaruang keluarga.dan beda atap untuk kos-kosan 6 kamar,musholla,kamar mandi satu,terima kasih
rudi
June 3rd, 2008 at 5:31 pm
pak makasih atas bownya, pak adangak yang pakai harga 2008
Michael
July 2nd, 2008 at 10:44 am
Perhitungan Rangka Atap dari Baja ringan + kayu
bambang
July 2nd, 2008 at 11:34 pm
Kalau untuk menghitung progress bangunan bagaimana ya pak? Maksud saya,dalam satu hari tukang dapat memasang pasangan bata berapa m2,plesteran berapa m2,galian berapa m2. Jadi kita bisa memprediksi bangunan dengan luas 100 m2,dapat diselesaikan dalam waktu sekian bulan. Berapa tinggi ideal tower air,sehingga air dapat mengalir lancar/cukup kencang keluarnya.Terima kasih atas pehatiannya.
Deasy
July 9th, 2008 at 1:44 pm
Hi, Pak Aria…
Senang sekali ada web. ini, menambah semangat dan ide.
Saya rencana akan membangun rumah di lahan 10 x 25 dan rencananya saya tidak akan memaksimalkan luas lahan tapi disisakan untuk kolam renang dibelakang rumah. Gimana ya spy rumah ini kelihatan luas dan asri?? ( tidak bertingkat, konsep minimalis ) Sementara saya menginginkan 2 kmr tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga, 1 dapur, 1 ruang makan menghadap ke kolam renang, 1 musholla, kamar mandi 1 di ruang tidur utama dan 1 di luar
posisi tanah saya persis didepan jalan umum, tolong kirimkan rencana denahnya, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terimakasih.
Wassalam
noverny
July 29th, 2008 at 7:56 pm
Thank u so much pak atas artikelnya…
Menambah pengetahuan saya dan menambah semangat saya dalam menyusun tugas…
Pak kalau bisa minta bantuan??
Bisa ngga saya minta materi tentang bagaimana cara kita menghitung hari kerja dalam suatu pekerjaan..
Sampai sekarang saya masih tidak tahu, dan sebelumnya sempat tanya ke senior yang sudah kerja, tapi kata mereka itu hanya feeling saja..
Menurut bapak bagaimana??
Terima kasih…
Arch. Aria
July 29th, 2008 at 10:43 pm
Coba baca artikel ini. Semoga membantu yah
pep
October 22nd, 2008 at 8:03 pm
untuk analisa harga satuan pipa baja tolong ditampilkan
jekman simanjutak
November 11th, 2008 at 6:43 pm
artikelnya bagus bangat menambah pengetahuan dan wawasan saya.tapi pak aku mau nanya gimana cara termudah dalam menghitung RAB
Jawab:
Nggak ada cara termudah menghitung RAB pak.. caranya sama. Hitung volume pekerjaannya, kemudian hitung analisa harga satuan pekerjaannya, kemudian kalkulasikan anggaran biayanya.
Semoga membantu.