Beberapa Hal yang Mesti Diketahui tentang Walk in Closet

desain walk in closet modern_1

Beberapa info menarik tentang Walk in Closet mencakup panjang, lebar, dan luas standar, serta tips mengorganisir barang-barang di Walk in Closet.

Walk in closet merupakan salah satu jenis lemari, namun dengan model yang lebih sederhana. Walk in closet ini biasanya lebih besar atau lebih luas dari lemari biasa. Dengan ukuran yang lebih luas, tak heran jika Walk in closet ini memiliki manfaat lain, yakni lebih banyak ruang penyimpanan dan akses yang lebih mudah ke pakaian, sepatu, atau benda lain yang Anda taruh di sini. Dengan Walk in closet, maka kita tidak memerlukan pintu yang besar atau kadang tanpa pintu sama sekali. Jika ada, itupun hanya pintu berukuran kecil untuk mengakses bagian dalamnya. Walk in closet ini juga memberi Anda lebih banyak pilihan ketika mengatur furnitur di kamar Anda.

Namun, sebelum memutuskan untuk membuat atau membeli Walk in closet, ada baiknya memperhatikan hal – hal standar di bawah ini.

Lebar standar walk in closet

Lebar standar Walk in closet setidaknya 1,5 meter, tergantung dengan luas ruangan dan banyaknya koleksi yang Anda simpan di sini. Kadang, lebar Walk in closet bias mencapai 8 meter atau lebih. Sebuah Walk in closet biasanya terdiri dari satu set bagian – bagian kecil, area untuk menggantung pakaian, dengan spasi selebar 1 meter antara satu Walk in closet dengan yang lain yang digunakan untuk mobilisasi agar lebih nyaman.

Jika ukuran spasi terlalu kecil atau terlalu sempit, dikhawatirkan kita tidak nyaman ketika mengambil atau menaruh barang ke dalam Walk in closet tersebut.

Panjang standar walk in closet

Kebanyakan Walk in closet dengan lebar 1.5 m akan memiliki panjang sekitar 1,5 m juga. Ini berarti luas Walk in Closet bisa mencapai 3 m2. Dengan dimensi ruang sebesar ini, pastinya akan ada cukup ruang untuk menempatkan dua set ganda rak – rak kecil / rods untuk dipasang di salah satu dinding, atau satu set ganda rods sepanjang satu dinding dan rak-rak yang lebih besar di bagian yang lain.

Jika Anda membutuhkan lebih banyak area penyimpanan untuk pakaian, sebaiknya tempatkan semua rods ini di salah satu sisi dinding saja, sementara sisi dinding yang lain untuk menempatkan pakaian.

Ruang penyimpanan pakaian yang lebih besar

Jika Anda merancang Walk in closet untuk mengakomodasi semua barang koleksi untuk dua orang, maka masing – masing orang hanya akan mendapatkan area yang cukup kecil. Padahal dalam kebanyakan kasus, setiap orang memiliki banyak pakaian untuk digantung sementara beberapa potong pakaian sisanya dilipat di rak – rak kecil. Jika Anda menggunakan ukuran standar untuk mengakomodasi kebutuhan dua orang ini, pastinya tidak akan cukup.

Oleh karena itu, diperlukan Walk in closet setidaknya berukuran lebar 1,5 m dan panjang antara 2 hingga 4 meter. Dengan dimensi yang lebih luas seperti ini, akan lebih mudah untuk membagi antara area untuk menampung item milik dua orang.

Tata letak dan ukuran rak

Kebanyakan Walk in closet memiliki seperangkat rods/rak ganda dengan tinggi 1 hingga 2 m dari lantai. Area yang lebih panjang (yang jaraknya lebih lebar dari lantai) biasanya digunakan untuk untuk menggantung pakaian. Dengan tinggi rak gantungan yang hanya 2 m, pastikan panjang pakaian yang digantung di sini tidak lebih dari 2 m agar pakaian tidak menjuntai hingga ke dasar Walk in closet .

Di bagian atas gantungan baju, biasanya masih ada rak atau spasi yang tersisa. Manfaatkan area ini untuk menaruh benda – benda kecil, seperti buku, gunting, atau kunci.

desain walk in closet modern_2

Desain Walk in Closet dengan rak dan cabinet penyimpanan (storage)

Tips tentang cara untuk memaksimalkan penyimpanan barang di dalam walk in closet:

Walk in closet jauh menawarkan ruang penyimpanan yang lebih luas daripada lemari biasa. Tetapi tanpa organisasi yang tepat, semua benda koleksi Anda tak akan tertampung dengan baik. Maka, dengan sistem organisasi yang baik dan memaksimalkan penggunaan wadah penyimpanan, hal ini dapat membantu Anda untuk mengurangi ketidakteraturan di Walk in closet ini.

1. Walk in closet untuk menyimpan sepatu

Walk in closet bisa saja menjadi terlihat berantakan seperti halnya lemari berukuran biasa jika item yang diletakkan di sini tidak terorganisir dengan baik. Walk in closet yang khusus dirancang untuk menyimpan sepatu dapat membantu Anda mengorganisir koleksi sepatu Anda. Untuk menghemat tempat, beberapa rak penyimpanan sepatu diletakkan menempel di balik pintu Walk in Closet. Jika Walk in Closet memiliki pintu geser, sebaiknya ganti dengan pintu konvensional yang memiliki engsel agar menyisakan ruang tambahan di belakang pintu.

2. Kotak penyimpanan

Simpan item yang jarang digunakan dalam kotak-kotak kecil yang biasanya ada pada Walk in closet. Sediakan ruang yang berada di depan lemari dan rak untuk item yang digunakan secara teratur. Dengan banyaknya kotak – kotak penyimpanan dalam Walk in closet, hal ini akan memberikan Walk in closet penampilan yang lebih terorganisir.

3. Palang – palang pada Walk in Closet

Pertimbangkan sistem berjenjang untuk item yang harus diletakkan dengan digantung di lemari. Hal ini memungkinkan Anda untuk menggantung item – item yang lebih pendek seperti blus, sweater dan rok ke palang yang lebih rendah dan lebih dekat ke lantai, sementara palang yang lebih tinggi digunakan untuk item – item yang lebih panjang, misalnya gaun, jas, dan celana panjang.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

0 Comments

Leave a Comment