Bagaimana Dekorasi Ruangan Mampu Mempengaruhi Suasana Hati?

desain interior berwarna_1

Faktor-faktor atau elemen dalam ruangan yang mampu mempengaruhi suasana hati dan mempengaruhi mood Anda.

Desainer interior telah lama mengetahui bahwa dekorasi ruangan mampu mempengaruhi suasana hati. Pemilik sebuah pertokoan, restoran, atau pusat bisnis pun memahami hal ini, sehingga mereka cenderung untuk memilih warna dan desain yang bisa mendorong pelanggan untuk berlama-lama di dalam toko tersebut, sehingga lebih banyak barang yang akan mereka beli.

Perabotan, aksesori, tata ruang, warna dan aroma cat yang ada di ruangan tersebut bahkan dapat mempengaruhi suasana hati seseorang yang berada di ruangan itu. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mempertimbangkan tujuan atau penggunaan sebuah ruangan sebelum memutuskan untuk mendekorasinya. Sebuah ruangan bisa saja memiliki fungsi khusus, apakah ruangan itu akan dijadikan area bersantai, seperti kamar tidur, atau akan menjadi ruangan yang banyak aspek – aspek entertain seperti ruang keluarga.

Tujuan dari penggunaan sebuah ruangan akan menjadi faktor penentu mengenai bagaimana ruangan itu akan didekorasi dan, dan selanjutnya, akan dipilih bagaimana dekorasi yang tepat untuk mempengaruhi suasana hati.

Bagaimana warna ruangan mempengaruhi mood penghuninya

Beberapa jenis warna kerap diasosiasikan dengan karakter tertentu. Misalnya, merah berarti energi, semangat, perjuangan dan kehidupan. Biru menandakan kesabaran dan ketenangan. Kuning menggambarkan suasana ceria, menyenangkan dan optimis. Ungu melambangkan romantisme, elegansi, dan misteri. Putih memberi kesan murni, sementara hitam mampu menciptakan nuansa muram, kesedihan, sekaligus juga misteri.  Asosiasi ini didasarkan pada interpretasi tradisional dan penggunaan warna dalam setiap budaya.

Warna-warna cerah dapat menimbulkan perasaan bersemangat sehingga susah bagi orang yang ada di dalamnya untuk bersantai. Ruangan dengan warna cerah seperti memberikan energi atau dorongan tambahan agar kita bersemangat untuk melakukan aktifitas di dalamnya, dan bukannya bermalas – malasan. Cat dengan warna-warna terang lebih tepat digunakan di dapur karena di sini orang – orang dituntut untuk gerak cepat dan energik.

Kamar tidur yang dicat dan dihiasi dengan warna-warna cerah, seperti merah muda, kuning, atau oranye mampu memperbaiki suasana hati orang-orang di dalamnya sekaligus memberikan mereka tambahan energi. Namun, kadang mereka yang memiliki kamar dengan warna yang terlalu cerah dan mencolok akan sulit untuk tidur atau istirahat dengan tenang.

Bahkan jika ada terlalu banyak warna cerah, mood bisa saja kacau dan menjadikan seseorang tersebut stress. Untuk itu, kita perlu menerapkan komposisi yang seimbang dalam kamar tidur. Cukup pilih satu atau dua warna cerah, kemudian kombinasikan dengan warna – warna yang membumi (earth tone) atau warna putih yang netral.

Warna-warna yang lembut menciptakan perasaan tenang dan relaksasi. Warna biru muda, abu – abu, dan warna pastel dan sering digunakan di kamar tidur dan kamar mandi untuk menanamkan perasaan tenang dan santai bagi orang yang berada di dalamnya.

Bagaimana aroma / wewangian dalam ruangan mempengaruhi suasana hati

Aroma juga menjadi aspek penting dalam dekorasi ruang. Aroma atau wewangian yang terlalu kuat, tidak peduli bagaimanapun berkenan kepada satu orang, dapat membuat orang lain tidak nyaman. Hal ini perlu dicermati bagi Anda yang kerap menghadirkan pewangi dalam ruangan. Apapun jenis wewangian yang Anda pilih, entah itu wewangian beraroma bunga, buah, atau rempah, ada baiknya Anda mengatur intensitasnya agar tak terlalu tajam di hidung. Aroma wangi yang lembut dipercaya mampu memberikan rasa tenang dan kepuasan bagi mereka yang berada dalam ruangan.

desain interior berwarna_2

Desain Interior Dapur dan Ruang Makan yang Berwarna

Pengaturan aksesoris dan furniture ruangan juga bisa mempengaruhi suasana hati

Banyak orang memahami bahwa terlalu banyak menimbun atau mengumpulkan barang pada suatu ruangan mampu menjadikan ruangan terlihat kacau, akibatnya orang yang memandang menjadi stress dan suasana hatinya pun menjadi kacau. Hal ini tidak berlangsung seketika, namun perlahan – lahan hingga penghuni ruangan tak sadar bahwa stress yang dialami salah satunya akibat tinggal di ruangan yang tak teratur.

Untuk itu, tak salah jika pengaturan furniture dan aksesoris dalam ruangan juga dapat menimbulkan perasaan stres dan kecemasan. Kamar yang didesain untuk area publik dan entertain, seperti ruang tamu atau ruang keluarga, mesti dilengkapi dengan tempat duduk yang nyaman dengan jumlah yang cukup untuk semua orang. Tempat duduk yang tidak nyaman atau jumlahnya terbatas akan membuat orang merasa kaku dan tegang.

Pengaturan aksesoris dalam ruangan juga dapat mempengaruhi suasana hati seseorang. Sebuah meja kecil yang penuh sesak dengan foto, buku, kertas – kertas, dan alat tulis dapat mengganggu seseorang untuk meletakkan minumannya. Sebaliknya, meja kecil dengan vas sederhana dengan bunga yang segar dan berwarna-warni bunga dapat membuat suasana hati lebih bahagia.

Pencahayaan mampu mensetting mood kita

Pencahayaan yang merupakan elemen wajib dalam sebuah ruangan. Pencahayaan atau lighting turut berperan dalam mensetting mood kita. Cahaya utama yang terang dan intensitas tinggi yang dipasang pada kamar tidur membuat kita terus “on”, sehingga akan merangsang kita untuk berkreasi, sebaliknya, membuat kita sulit tidur. Cahaya yang sedikit temaram yang dihasikan wall sconces atau lampu pendan mampu membuat ruangan menjadi lebih warm, sehingga kita bisa merasa lebih santai dan suasana hati akan lebih tenang.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment