Atap Rumah Anda Berlumut? Ketahui Penyebab dan Cara Menghilangkan Lumut di Atap

atap-rumah-berlumut-1

Mengetahui penyebab atap rumah berlumut, akibat yang ditimbulkan oleh atap yang berlumut dan bagaimana cara membersihkan lumut dari atap rumah.

Jika atap rumah Anda, baik seluruhnya maupun sebagian, terpapar sinar matahari dalam intensitas yang terbatas karena adanya pohon yang menaungi, atap tersebut akan cenderung lebih lembab dibandingkan atap yang terpapar sinar matahari terus menerus. Kelembaban atap akan semakin tinggi dengan adanya tetesan air yang mengenai atap, baik dari embun maupun dari pohon di atasnya.

Kondisi ini akan memicu tumbuhnya lumut pada atap rumah. Ketahui apa saja akibat atap yang berlumut dan bagaimana cara membersihkan lumut dari atap rumah.

Lumut akan membuat atap terus lembab

Jika ada sedikit saja lumut yang tumbuh di atap, lumut akan dengan cepat berkembang. Hal ini karena kemampuannya untuk mempertahankan kelembaban. Bila air hujan atau embun membasahi atap, air hujan dan embun ini akan mengendap di atap dan membuatnya menjadi semakin lembab. Kelembaban ini tidak akan cepat menguap karena terhalangi lumut yang membuat kelembaban terperangkap dan tak mudah menguap.

Lumut akan membuat genteng mudah lapuk

Dalam beberapa waktu, lumut dapat membuat genteng menjadi lapuk dan membuat atap menjadi berlubang. Tak ayal, atap menjadi semakin rentan terhadap kebocoran air hujan atau terpaan angin kencang. Bukan tak mungkin, genteng yang lapuk ini akan jatuh ke bawah, jika tidak segera diganti. Hal tersebut tentu akan membahayakan keselamatan orang yang berada di bawahnya.

Cara melenyapkan lumut pada atap

  • Scrubbing

Mungkin, metode paling sederhana dan paling murah untuk membersihkan lumut dari atap adalah dengan scrubbing atau menggosok lumut pada atap dan arahkan ke bawah sehingga lumut bisa mengelupas dan langsung jatuh ke bawah.  Jika atap terlalu luas, Anda mungkin bisa menyuruh dua atau 3 orang untuk melakukannya. Caranya dengan berdiri di atas tangga, lalu dengan menggunakan sikat yang diikat pada tiang, perlahan – lahan gosok lumut tersebut ke bawah searah dengan susunan genteng pada atap. Pastikan lumut benar – benar terangkat dari atap sampai ke akarnya. Lakukan pembersihan ini dengan gerakan searah, dari atas atap ke bawah, unttuk menghindari agar genteng tetap berada di posisinya.

  • Power Washing

Pertimbangkan untuk menggunakan power washing atau air bertekanan tertentu untuk membersihkan atap dari lumut. Cara ini bisa dilakukan untuk atap yang rentan retak, yang tidak bisa menahan beban berat tubuh kita. Gunakan power washing dengan kekuatan antara 1200 dan 2000 psi, atau (pounds per square inch). Letakkan nozel selang di dekat puncak atap dan gerakkan secara menurun mengikuti pola genteng. Percikkan air yang keluar dari nozel tersebut akan membuat lumut lenyap dan terkelupas sedikit demi sedikit. Ulangi beberapa kali hingga lumut benar – benar hilang. Lakukan cara ini ke setiap bagian atap yang ditumbuhi lumut. Untuk area dengan lumut yang tebal dan sulit dihilangkan, gunakan sikat yang diikat pada tiang, dan gosok lumut tersebut secara searah, dari atas ke bawah, sembari menyemprotkan air melalui selang.

  • Menghilangkan lumut dengan pembersih atap berbahan hidrogen peroksida

Campuran pembersih atap berbasis hidrogen peroksida dengan air hangat dan biarkan agar aktif selama 15-20 menit, aduk sesekali. Pindahkan larutan tersebut pada pompa sprayer, berhati-hati dalam menuangkannya dan jangan sampai ada hidrogen peroksida yang masih menggumpal dan belum tercampur yang dapat menyumbat nozel pada semprotan. Gunakan larutan ini untuk disemprotkan ke lumut pada atap sedikit demi sedikit, lalu gunakan sikat untuk menggosok bagian yang sudah diberi larutan dengan gerakan memutar, lalu bilas dengan air bersih menggunakan selang. Arahkan agar sisa – sisa rumput bisa turun ke bawah dan tidak terselip atau tertinggal di sela – sela genteng.

Mencegah lumut tumbuh pada atap

Untuk mencegah agar lumut tak datang lagi pada atap, galvanized copper strips atau ridge caps pada atap. Dua benda ini cukup mudah ditemui di toko – toko yang menjual material bangunan. Benda ini juga cukup gampang dipasang pada atap. Tembaga dapat membunuh lumut dan mencegah lumut untuk tumbuh kembali. Masukkan strip tembaga secara horizontal di bawah atap sirap atau genteng, dan biarkan 4 sampai 5 inci dari bagian tembaga yang terlihat dari luar. Cara ini memungkinkan molekul tembaga untuk larut dalam hujan, dan menciptakan kondisi yang beracun bagi lumut sehingga lumut tak bakal bisa tumbuh di sini.

atap-rumah-berlumut-2

Membersihkan Atap dari Lumut – Sebelum dan Setelah Dibersihkan

Tips dalam membersihkan atap dari lumut

  • Tambahkan batang atau tonggak untuk menstabilkan agar tangga tidak mudah miring atau tergelincir saat Anda tengah berada di tangga untuk melakukan pembe menghindari tergelincir dan untuk melindungi selokan Anda dari denting.
  • Arahkan selalu air dari power washing dari atas ke bawah, dan bukan dari atas ke bawah, karena hal tersebut akan membuat genteng bisa terlepas atau geser dari posisinya karena adanya tekanan air dari bawah.
  • Untuk mencegah lumut kembali tumbuh pada atap, lakukan pembersihan dengan bahan pembersih atap dari  hidrogen peroksida dua kali setahun dan tidak bilas.
  • Jangan sekali – kali mengganti pembersih atap berbasis hidrogen peroksida dengan TSP atau bleach yang biasa dipakai untuk mencuci pakaian karena bahan tersebut akan membuat warna genteng memudar dan membuat permukaan genteng terlalu kering, sehingga mudah retak.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment