Asyiknya Memiliki Ayunan Di Halaman Rumah

ayunan_1

Tips dalam memilih, membeli, dan menempatkan ayunan di taman atau halaman rumah.

Ayunan merupakan salah satu hal yang mengingatkan kita akan nostalgia masa lalu, terutama sewaktu masa kanak – kanak. Ya, bermain dengan ayunan adalah hal yang sangat digemari oleh anak – anak. Wajar jika benda satu ini cukup mudah ditemui di taman bermain. Duduk diayunan juga bisa membawa keasyikan tersendiri, mengingat kita bisa duduk sembari berayun sampai tinggi laksana terbang di udara.

Ayunan ada beragam jenisnya, mulai dari ayunan yang memiliki sandaran hingga menyerupai bangku taman biasa, dan ayunan sederhana yang tidak bersandar. Semua tentu memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri.

Tipe – tipe ayunan berdasarkan materialnya

Ada beragam tipe atau jenis ayunan berdasarkan material pembuatnya, yaitu kayu, logam, plastik, dan ayunan dari anyaman rotan atau bambu.

  • Ayunan yang terbuat dari kayu

Ayunan yang terbuat dari kayu cocok ditempatkan di taman karena akan terlihat lebih membumi dan dekat dengan alam. Beberapa jenis kayu yang biasanya dimanfaatkan untuk dijadikan ayunan antara lain kayu cedar, kayu pinus, hingga kayu jati yang merupakan kayu berkualitas paling baik. Kayu pinus merupakan jenis kayu yang paling terjangkau di antara ketiganya. Ayunan yang dibuat dari kayu pinus bisa bertahan di kondisi luar ruangan selama beberapa tahun.

Sedangkan jika Anda memilih ayunan dari kayu cedar, maka keawetan kayu tersebut akan lebih lama, terlebih karena kayu cedar cukup kuat, tahan rayap, dan memiliki bau yang khas. Namun jika Anda menginginkan ayunan yang paling tahan lama, pilih yang terbuat dari bahan kayu jati. Kayu jati tahan terhadap kondisi luar ruangan, tahan rayap, kuat, dan juga tahap dari serangan jamur dan lumut.

  • Ayunan yang terbuat dari bahan logam

Ayunan yang terbuat dari logam alumunium cocok untuk digunakan oleh manula karena bobotnya yang cukup ringan namun kuat dan mudah dipindah sewaktu – waktu. Alumunium juga cukup tahan karat, cocok ditempatkan di area outdoor. Namun, ayunan berbahan logam alumunium ini memiliki harga yang relatif lebih mahal dibandingkan ayunan dari besi.

Sementara itu, ayunan besi lebih cocok digunakan oleh anak – anak. Sebab, bobot materialnya cukup berat. Gerakan anak – anak yang sangat lincah saat bermain ayunan kadang bisa menyebabkan ayunan bergoyang begitu kencang. Namun dengan menggunakan ayunan dari bahan besi, orang tua bisa merasa sedikit lega karena ayunan ini tentu lebih kokoh dan tidak mudah terjungkal saat digoyangkan begitu keras.

  • Ayunan dari plastik

Ayunan dari bahan plastik bisa menjadi salah satu pilihan, mengingat ayunan ini begitu ringan. Selain itu, ayunan ini juga sangat mudah dibersihkan saat kotor, yakni cukup menyiramnya dengan air bersih atau mengelapnya begitu saja. Ayunan jenis ini biasa hadir dalam varian warna yang cerah dengan bentuk yang beragam. Ukuran ayunan ini cenderung mungil, dengan motif – motif binatang atau bunga.

Ayunan dari plastik biasanya cukup mudah dipindahkan. Karena tak begitu kuat, ayunan ini biasanya hanya ditemui di taman bermain indoor dan hanya anak – anak kecil, atau mungkin balita saja yang memainkannya. Ayunan dari plastik cenderung lebih ringkih, untuk itu ayunan ini tidak ditujukan bagi anak – anak berusia 7 tahun atau lebih.

ayunan_2

Ayunan Rotan atau Bambu

  • Ayunan dari anyaman bambu atau rotan

Indonesia terkenal sebagai negara penghasil rotan. Jumlah rotan yang melimpah ternyata bisa dimanfaatkan, salah satunya dengan menjadikannya anyaman dan merakitnya menjadi ayunan. Ayunan dari anyaman juga bisa tebuat dari bambu. Ayunan ini biasanya berukuran kecil, sehingga pas diduduki oleh satu atau maksimal dua orang. Namun, kebanyakan ayunan ini tidak bisa ditempatkan di area outdoor yang terkena sinar matahari langsung. Anda mesti menempatkannya di dalam ruangan, atau di teras depan / belakang rumah.

  • Ayunan yang terbuat dari ban bekas

Cara paling hemat dan sederhana untuk memiliki ayunan di rumah adalah dengan memanfaatkan ban bekas serta beberapa utas tali. Anyaman tipe ini sangat mudah ditemui di beberapa sudut rumah, terutama di pedesaan. Ayunan dari ban bekas ini sangat ramah lingkungan, karena pemiliknya berusaha mendaur ulang material yang tak terpakai. Ayunan ban bekas ini kadang dijual dalam bentuk siap jadi, namun sebetulnya ayunan dari ban ini bisa dibuat sendiri. Caranya dengan menyediakan sebuah ban bekas, tali, dan paku sebagai pengait.

Ban bekas dibentuk menyerupai kantung, lalu masing – masing satu tali dikaitkan pada sisi kantung. Tali tersebut kemudian diikatkan pada tiang atau dahan pohon yang cukup besar, maka jadilah sebuah ayunan yang ramah lingkungan karena terbuat dari barang bekas. Jika ingin memberi sentuhan unik, Anda bisa mengecatnya dan memberi gambar atau motif yang Anda sukai. Ayunan ini hanya bisa digunakan secara individu atau hanya satu orang.

Bagaimana dengan Anda? Tipe ayunan mana yang Anda pilih? Jika sudah ditentukan, siapkah untuk menikmati serunya bermain ayunan di halaman rumah?

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment