7 Cara Cerdas Menghemat Ruang di Dapur

storage penyimpanan didapur_1

Tips tentang cara cerdas dan tepat untuk mengatur area dapur dan membuat penggunaan ruang dapur menjadi efektif.

Dapur adalah area di rumah di mana keluarga sering berkumpul untuk menyiapkan makanan, berbagi makanan dan bahkan mengundang teman atau kerabat untuk memasak makanan bersama. Ketika space pada dapur dioptimalkan, otomatis memasak, menyiapkan makanan, dan merapikan peralatan seusai memasak akan menjadi lebih efisien, nyaman sekaligus menyenangkan.

Namun, banyak orang yang mengalami permasalahan di dapur, terutama berkaitan dengan terbatasnya space yang membatasi ruang gerak mereka. Beberapa tips tentang cara cerdas dan tepat untuk mengatur dapur dan membuat penggunaan ruang dapur secara efektif akan dihadirkan kali ini.

1. Pilih peralatan dapur berukuran mini

Jika Anda hidup sendiri di suatu tempat tingga, atau tinggal dengan keluarga kecil Anda (3 anggota keluarga dalam satu rumah), tentu porsi makanan yang dimasak lebih sedikit, peralatan masak yang tak banyak, dan area untuk menyimpan bahan makanan menjadi lebih sedikit pula. Pertimbangkan untuk memilih peralatan yang lebih kecil, misalnya kulkas yang berukuran kecil, microwave mini, hingga kompor berukuran kecil. Juga, tempatkan rak atau kabinet yang ukurannya tak terlalu besar, sehingga banyak ruang di dapur yang bisa dimanfaatkan untuk mobilitas kita selama memasak.

2. Buat sebuah peralatan / kitchen furnitur yang bisa berfungsi ganda

Peralatan atau furnitur dapur yang bisa berfungsi ganda tentu merupakan salah satu cara mensiasati keterbatasan ruang dapur. Anda bisa menggabungkan meja konter dengan lemari penyimpanan di bawahnya, atau meja konter dengan refrigerator di bagian bawah. Anda bisa juga menggabungkan unit dapur dengan menggabungkan oven dan microwave. Dengan begini, hal ini menjadi strategi yang bagus untuk menghemat ruang tanpa mengorbankan fungsi masing – masing peralatan/furnitur.

3. Simpan peralatan memasak dan alat makan secara ergonomis

Peralatan – peralatan yang sering digunakan seperti peralatan penghidang, sendok pengaduk, hingga spatula wajib diletakkan pada wadah besar dekat dengan kompor. Sementara itu, peralatan yang biasanya digunakan untuk menakar, misalnya graters atau sendok scoop, gelas takaran, atau peralatan pembuka kaleng, letakkan di area di dekat meja konter yang biasa difungsikan sebagai area preparasi untuk menyiapkan bahan makanan yang akan dimasak.

4. Menginstal sebuah rak dinding untuk menyimpan bumbu dapur dan rempah-rempah

Rak dinding tipe wall mounted bisa digunakan untuk menempatkan wadah atau toples berisi bumbu dapur dan rempah – rempah, misalnya untuk meletakkan wadah gula, wadah garam, wadah bawang, merica, cabai, dan bumbu lainnya. Bisa juga Anda meletakkan tisue atau lap di rak dinding ini, untuk mengantisipasi jika ada bumbu yang tumpah.

Rak jenis wall-mounted ini juga bisa digunakan untuk menggantung peralatan masak berukuran kecil, seperti panci kecil, wajan, atau teflon. Terakhir, Anda bisa menyisihkan sedikit tempat untuk meletakkan buku resep atau majalah seputar masakan guna memperkaya referensi Anda dalam memasak.

5. Maksimalkan area di atas kabinet dapur untuk meletakkan peralatan masak berukuran besar

Peralatan masak berukuran besar yang jarang digunakan, misalnya panci besar, alat pengukus, alat pemanggang, dan peralatan masak lainnya. Biasanya, peralatan tersebut hanya difungsikan ketika kita ingin memasak makanan spesial untuk disajikan di hari – hari tertentu.

storage penyimpanan didapur_2

Desain Interior Dapur dengan Storage Multifungsi

6. Tumpuk barang – barang jika memungkinkan

Untuk menghemat banyak ruang pada dapur, tumpuklah barang-barang atau peralatan masak/makan yang memungkinkan untuk disimpan dengan cara ditumpuk atau disusun satu sama lain. Cara ini jelas mampu menghemat ruang penyimpanan, baik pada kabinet dapur, atau barang yang disimpan di luar. Misalnya, tumpuk panci dengan wajan, mangkuk dengan piring, mangkuk dengan baskom, di mana benda yang berukuran lebih kecil dimasukkan ke dalam benda yang berukuran lebih besar.

7. Gunakan bagian dalam pintu lemari / kabinet dapur

Bagian dalam lemari atau kabinet dapur bisa juga dimanfaatkan sebagai area untuk menyimpan dan meletakkan barang di dapur. Cukup tempatkan pengait di bagian dalam pintu, lalu beri semacam keranjang kecil untuk meletakkan benda – benda kecil yang jarang digunakan. Untuk kabinet dapur yang ada di atas, Anda bisa memanfaatkan pintu bagian dalamnya untuk meletakkan tutup gelas, sendok kecil, pisau roti, pembuka kaleng, pembuka botol, dan benda – benda atau aksesoris dapur yang kecil. Anda bisa juga melapisi bagian dalam pintu ini dengan plat besi, dan dengan bantuan magnet mini, Anda bisa menyelipkan catatan atau resep kecil di sini.

Sementara untuk kabinet dapur yang letaknya di bawah dan biasanya dekat dengan bak cuci piring, karena ukurannya relatif lebih luas, Anda bisa memanfaatkan bagian dalam pintunya untuk meletakkan alat – alat pembersih, misal sikat pembersih, spons cuci piring, cairan pembersih, cairan pencuci piring, alat pembersih dari kawat, kain bersih untuk membersihkan area sekitar kompor dan backsplash, dsb. Anda juga bisa memanfaatkannya untuk menyimpan wadah kosong atau sampah anorganik yang masih bisa didaur ulang.

Selamat mencoba 🙂

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

No Comments Yet.

Leave a Comment